Elvis Cafe dan Resto atau bekas Holywings Bogor disegel usai inspeksi mendadak (sidak) yang dipimpin Wali Kota Bogor Bima Arya, Sabtu (25/6/2022). Wali Kota Bogor Bima Arya dibuat geram dengan penemuan sidak yang dilakukan olehnya dan tim jajaran. Penyegelan itu karena di Elvis Cafe menjual minuman keras di atas 5 persen.

Sebelumnya, Bima Arya bersama Kapolresta Bogor, serta Dandim 0606 Kota Bogor melakukan sidak di eks Holywings Bogor, Sabtu (25/6/2022) pukul 14.00 WIB. Sidak ini dilakukan menindak lanjuti laporan masyarakat terkait keresehan akibat ulah dari Holywings yang diduga menistakan agama. Walaupun, diketahui, nama Holywings Bogor sudah berganti nama menjadi Elvis Cafe dan Resto.

Dalam sidak yang dilakukan ini, memang tidak ditemukan seperti apa yang terjadi di Holywings. Namun, dalam sidak ini ditemukan terkait Elvis yang masih menjual minuman keras di atas 5 persen. Bahkan, Wali Kota Bogor beserta jajaran Forkopminda menemukan gudang yang menyimpan ratusan botol minuman keras di atas 5 persen.

Sebelum itu, beberapa karyawan sempat beradu mulut dan berkelit ketika ditanyai oleh petugas sidak terkait penjualan minuman. Bima Arya pun langsung geram dan mengancam akan mencabut izin dari Elvis Cafe dan Resto. "Kemudian kami melakukan pengecekan atas izin yang diberikan. Izin yang di berikan ini bukan untuk menjual alkohol di atas 5 persen, tetapi dari pengecekan kami hari ini bersama pak Dandim dan pak Kapolresta ini ditemukan alkohol di atas 5 persen rata rata 40 persen. Kami akan segel dalam jangka waktu 14 hari kedepan sekaligus dibekukan IMB nya," kata Bima Arya saat sidak.

Bima Arya geram lantaran izin yang diberikan tidak digunakan sebagaimana mestinya. Izin yang diberikan itu, tambah Bima Arya, mulai dari tidak boleh menjual minuman keras di atas lima persen, dan menjunjung kearifan lokal. "Ingat izin ini untuk rumah makan, cafe, dan restoran. Bukan izin menjual alkohol diatas lima persen. Perubahan nama perubahan itu biasa saja. Tidak boleh melanggar perda. Perwali perda jelas dilanggar menjual alkohol diatas 5 persen," jelas Bima Arya.

"Waktu itu saya izinkan asal tidak menjual alkohol diatas lima persen dan menghormati kearitan lokal bandrek bajigur. Ternyata mereka tricky, mereka nyembunyikan stok alkohol disebelah. Kita telusuri ternyata ratusan botol disana," imbun Bima Arya. Bima Arya pun menegaskan, akan terus mendalami penjualan yang dilakukan melanggar Perda dan Perwali ini. Secara tegas, Bima Arya akan menutup Elvis (eks Holywings Bogor) secara permanen.

"Kita dalami, kalau bukti bukti semakin kuat, saya kira bisa saja Pemkot mencabut izin usaha disini permanen. Buat apa kalau banyak mudorotnya. Buat apa kalau banyak menimbulkan persoalan. Kita tidak hanya butuh PAD. Tapi, kita butuh situasi bogor, nyaman, kondusif, dan berkah," tandasnya. Holywings di Kota Bogor Jawa Barat ternyata sudah mengganti nama. Holywings Kota Bogor berganti nama menjadi Elvis. Pergantian nama tersebut diketahui sejak Holiwings baru baru ini terjerat dugaan penistaan agama.

Holywings menjadi sorotan publik usai melakukan promosi minuman keras (miras) dengan cara dibagikan secara gratis bagi yang bernama Muhammad dan Maria setiap hari Kamis. Nama Holywings yang tersebar di Kota kota besar pun menjadi buah bibir masyarakat. Tak terkecuali outlet Holywings yang ada di Jalan Pajajaran, Kecamatan Bogor Timur, Kota Bogor.

Guna memastikan tidak terjadi hal yang tidak diinginkan itu, Satpol PP Kota Bogor melakukan inspeksi mendadak. Sejumlah fakta pun ditemukan dari sidak yang dilakukan pada Jumat (24/6/2022) sekitar pukul 20.00 WIB ini. Salah satu yang paling disorot yakni dari penggantian nama Holywings Bogor menjadi Elvis.

Terkait ramai kabar promosi dengan mencatut nama Muhammad dan Maria pun, tegas Asep, tidak terjadi di Kota Bogor ini. "Kita tadi sudah konfirmasi untuk yang ramai di medsos sekarang, di sini (Elvis ex Holywings Bogor) tidak ada hal tersebut. Manajemennya pun sudah beda," jelas Asep. Namun, dari sidak yang dilakukan ini, tegas Asep, sebagai langkah antisipasi dan memberikan informasi kepada masyarakar Kota Bogor terkait Holywings yang saat ini sedang ramai diperbincangkan.

"Lamgkah kita tidak mau sebelum rumor itu masuk Kota Bogor, kita langsung pastikan. Kita cek alhamdulilah. Yang terjadi di Holywings tidak terjadi kepada ex Holywings Bogor ini," tambahnya. Operation Manager Elvis (ex Holywings Bogor) Surono megtakan, bahwa pergantian nama Holywings Bogor ini sejak bulan Mei 2022. Sehingga, Surono memastikan, saat ini Elvis sudah tidak ada sangkut pautnya dengan Holywings.

"Jadi, kita sudah tidak ada sangkut pautannya dengan ramai holywings saat ini. PT nya beda, manajemennya pun sudah berubah, serta beda perusahaan," jelas Surono. Terkait ramainya hujatan kepada Holywings saat ini, Surono menegaskan, di Elvis (ex Holywings Bogor) tidak menjual minuman keras promosi yang sedang ramai diperbincangkan. "Kami tidak mengetahuinya di daerah mana saja yang saat ini ramai. Untuk menanggapi hal ini, saya tegaskan tidak ada komunikasi. Saya pun kaget mendengar kabar bahwa ini masih dianggap Holywings," tandasnya..

Leave A Comment

Recommended Posts